Buah Penyebab Keputihan

Keputihan atau flour albus yang disebabkan oleh adanya infeksi virus atau bakteri vaginal candidiasis yang disebabkan adanya jamur candida. Jamur yang tumbuh di sekitar organ intim wanita yang mengundang timbulnya keputihan. Namun keputihan yang terjadi pada wanita tidak hanya disebabkan oleh bakteri atau virus semata.

Menurut, dr. Budi Iman Santoso, SpOG(K), beliau menyebutkan ada 3 jenis buah yang dapat menyebabkan keputihan jika dikonsumsi secara berlebihan, yakni nanas, mentimun dan bengkoang. Menurut, beliau ketiga jenis buah tersebut dapat memicu produksi cairan keputihan pada wanita semakin meningkat, ditambah jika dikonsumsi secara berlebihan. Namun, bukan berarti ketiga jenis buah tersebut tidak boleh dikonsumsi.


Buah mentimun, nanas dan bengkoang mengandung banyak air, terutama nanas mengandung banyak air dan zat asam yang dapat meningkatkan produksi cairan keputihan. Dengan membatasi atau sedikit mengurangi konsumsi ketiga jenis buah tersebut merupakan salah satu upaya terbaik untuk mencegah dan mengatasi keputihan berlebih pada wanita yang sangat mengganggu.

Selain itu, keputihan pada beberapa wanita ada juga yang disebabkan oleh kesalahan dalam asupan pola makan. Sering mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar gula tinggi menjadi salah satu faktor risiko dari timbulnya keputihan, seperti donat, permen, soft drink dan makanan manis lainnya yang kebanyakan menggunakan bahan pengawet dan gula tambahan yang berlebihan.

Posted in Menghilangkan Keputihan | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Faktor Penyebab Keputihan

Keputihan menjadi salah satu atau gejala adanya kelainan pada organ reproduksi wania. kelainan tersebut dapat berupa infeksi, polip leher rahim, keganasan (tumor dan kanker), serta adanya benda asing.

Keputihan yang memang hanya dialami oleh wanita dan menjadi suatu masalah yang cukup mengganggu terlebih jika keputihan yang dialami oleh seorang wanita termasuk keputihan tidak normal yang imbasnya mengganggu hubungan seksual dan keharmonisan rumah tangga. Keputihan juga dapat disebabkan oleh kelenjar di dalam rahim dan vagina yang membawa keluar sel-sel mati dan bakteri yang keluar berupa lendir keputihan yang memiliki variatif cairan/lendir keputihan. Keluarnya lendir/cairan keputihan sebenarnya dapat membantu vagina tetap dan mencegah infeksi di saluran organ kewanitaan.

Beruikut ada beberapa faktor penyebab keputihan yang sering terjadi pada wanita, adalah :

1. Sering menggunakan tissue untuk membasuh vagina setelah selesai buang air kecil/besar dibanding menggunakan air bersih.

2. Mengenakan pakaian dalam atau celana yang ketat dari bahan sintesis.

3. Tidak menggunakan panty liner atau pembalut khusus ketika keputihan atau terlalu lama menggunakan panty liner.

4. Membilas organ intim wanita dari arah yang salah, yakni dari arah anus ke arah depan vagina.

5. Sering bertukar celana dalam atau menggunakan handuk yang digunakan secara bersamaan.

6. Kurangnya perhatian dalam menjaga kebersihan organ intim.

7. Kelelahan fisik yang terlalu berat

8. Stress atau depresi yang semakin memperparah dan mempengaruhi keputihan yang keluar semakin banyak.

9. Pola hidup yang tidak teratur dan tidak sehat

10. Sering berganti pasangan dalam seksual

11. Sering mandi atau berendam dengan air panas atau air hangat.

12. Riwayat adanya suatu penyakit yang memiliki hubungan langsung dengan oragn intim wanita.

13. Ketidakseimbangan hormon yang dimiliki

14. Ketika sedang keputihan, senang menggaruk vagina sehingga membuat vagina terasa panas dan perih kemudian muncul keputihan yang disertai darah.

Namun, keluarnya lendir/cairan keputihan ini menyebabkan kebanyakan wanita merasa sangat terganggu. Karena cairan keputihan ini menyebabkan rasa gatal, cairan/lendir yang keluar berbau busuk, terkadang membuat vagina terasa perih. Serta membuat rasa tidak nyaman.

Posted in Menghilangkan Keputihan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Diagnosis Keputihan

Keputihan adalah semua pengeluaran cairan alat genitalia yang bukan darah. Keputihan bukan penyakit tersendiri, tetapi merupakan manifestasi gejala dari hampir semua penyakit kandungan.

Keputihan fisiologis dijumpai pada keadaan menjelang menstruasi, pada saat keinginan seks meningkat, dan pada waktu hamil. Keputihan bukan penyakit, tetapi gejala dari berbagai penyakit sehingga memerlukan tindak lanjut untuk menegakkan diagnosis melalui :

1. Pemeriksaan inspekulo

Pemeriksaan spekulum untuk mencari penyebab keputihan :

a. Dari mana asalnya keputihan. misalnya mulut rahim, hanya bersifat lokal dalam vagina.

b. Bagaimana dinding vagina

Dilihat dari warna cairan keputihan yang keluar, apakah keputihan bergumpal atau encer, dan apakah keputihan melekat pada dinding vagina.

c. Bagaimana mulut rahim (portio)

Apakah tertutup oleh keputiha, apakah terdapat perlukaan dan apakah mudah berdarah ketika keputihan itu keluar.

2. Pemeriksaan laboratorium

Penyebab keputihan adalah infeksi, benda asing, dan keganasan. Dengan demikian pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan infeksi (trikomonas, kandida albilkan, bakteri, spesifik) dan pap smear untuk ekmungkinan keganasan.

Posted in Menghilangkan Keputihan | Tagged , , , , , , | Leave a comment